Simon Kimberg, Pria Dibalik Kesuksesan Franchise X-Men

15

Sebagai penonton, jika kita bisa menikmati dan ikut terbawa suasana dalam sebuah film, maka dapat disebutkan bahwa film tersebut sudah dianggap sebagai film yang layak untuk kita tonton. Kebanyakan film yang berkualitas tersebut berpusat pada perfilman di Hollywood yang dari tahun ke tahunnya selalu menjadi barometer film-film yang selalu mendunia. Di balik kesuksesan sebuah film, terdapat satu orang yang berada di balik layar yang selalu bekerja secara tim untuk menyelesaikan satu film. Dari sekian banyak kru yang terlibat di dalam sebuah proyek film, ada salah satu yang paling potensial dalam pembuatan sebuah film yaitu seorang produser. Seorang produser biasanya selalu terlibat aktif ketika pembuatan film, seperti menyalurkan ide, pengembangan suatu film, juga pada saat pra-produksi, seorang produser selalu disibukkan untuk menyiapkan apa saja keperluan dari film tersebut, meskipun terkadang fungsi produser dan sutradara hanya berbeda tipis.
Jika sebelumnya Anda pernah menyaksikan film-film, seperti Sherlock Holmes (2009), This Means War (2012), ataupun X-Men: Days of Future Past (2014), maka Anda sudah pasti mengenal sosok di balik produksi sekaligus penulisan naskah film-film tersebut yang dikerjakan oleh seorang pria bernama Simon Kinberg. Pria berkebangsaan Inggris yang kini tinggal di Los Angeles ini adalah salah satu sekian banyaknya insan perfilman yang telah jatuh cinta dengan dunia perfilman sejak usianya masih kecil. Semasa sekolahnya, Kinberg pernah bekerjasama dengan sutradara kenamaan, Steven Spielberg dan Herry Bruckheimer untuk beberapa proyek kecil. Pasca menamatkan pendidikannya, pria kelahiran 2 Agustus 1973 ini pun hijrah ke Hollywood, di mana di sana ia bekerja untuk menghasilkan naskah dari sekuel xXx (2002) yang berjudul xXx: State of the Union (2005), serta yang menorehkan pujian dan meraih penghargaan di MTV Movie Awards pada tahun 2005, yakni ketika ia bergabung sebagai salah satu produser eksekutif untuk film drama-aksi berjudul Mr. & Mrs. Smith (2005) yang naskahnya merupakan bagian dari thesis yang dikerjakannya untuk Columbia Film School.

“The hardest part of genre films is making the characters real when their situations are so unreal.”

Tahun 2008 adalah tahun yang paling gemilang dalam daftar filmografi pria yang tercantum sebagai salah satu Top 100 People You Need to Know in Hollywood di majalah Fade In ini. Ia berhasil melakukan debut penulisan naskah sekaligus bertindak sebagai produser di film yang sukses melambungkan nama Hayden Christensen, yaitu Jumper (2008), dan berlanjut ke proyek-proyek besar lainnya, salah satunya film-film yang naskahnya ditulis oleh Kinberg, seperti Abraham Lincoln: Vampire Hunter (2012), Ouija (2014), serta film teranyar yang ia kerjakan bersama dua penulis naskah lainnya, Jeremy Slater dan Josh Trank dalam proyek high-budget Fantastic Four (2015). Di tahun 2010, Kinverg pernah mengadakan kontes menulis naskah di California, dan di tahun itu pula ia menerbitkan sebuah buku karya tulisnya yang berjudul The Dialogue: Learning from the Master. Kinberg memang telah dipercaya memegang tampuk penulisan naskah untuk film-film calon blockbuster yang akan dirilis tahun ini dan tahun depan, sebut saja seperti The Martian, Deadpool, X-Men: Apocalypse, dan Gambit.
Selected Filmography

  • Chappie (2015)
  • Cinderella (2015)
  • X-Men: Days of Future Past (2014)
  • Abraham Lincoln: Vampire Hunter (2012)
  • X-Men: First Class (2011)
  • Sherlock Holmes (2009)
  • Jumper (2008)
  • X-Men: The Last Stand (2006)
  • Mr. and Mrs. Smith (2005)
  • X2 (2003)
  • X-Men (2002)

TAG


Leave a Reply

Your email address will not be published.