Review Film Pan: Seperti Menonton Batman & Robin yang Full Color

238

 
SPOILER ALERT
Mungkin banyak diantara penikmat film barat sudah hafal dengan cerita Peter Pan dari masa ke masa dan sayangnya film terbaru dari Joe Wright yang sebelumnya pernah menangani film Pride & Prejudice ini seperti mengacak-ngacak cerita Peter Pan yang sudah ada sejak lama. Ya, kisah Peter Pan sudah beberapa kali dibuat dalam bentuk live action ataupun dalam film animasi layar lebar, ada yang sukses di pasaran, ada juga yang gagal di pasaran dalam hal mendapatkan keuntungan besar. 
Salah satunya film Pan yang baru diputar di gedung bioskop, kalau menurut saya pribadi film ini tidak sebagus film Peter Pan terdahulu. Di film terbarunya kali ini dikisahkan asal usul dari Peter. Peter di dalam film ini diceritakan ditinggal begitu saja oleh ibu kandungnya di depan pintu asuhan yatim piatu saat dirinya masih bayi sedangkan di film-film lawasnya Peter Pan di ceritakan sudah mulai beranjak dewasa dan sudah tinggal di Neverland dan melawan Captain Hook sebagai musuh bebuyutannya. Anehnya di film ini di perdengarkan sebuah lagu dari band Nirvana, apakah Joe Wright selaku sutradara adalah fan berat Nirvana sewaktu ia masih sekolah dulu atau ada hal lainnya yang akhirnya lagu tersebut dimasukkan dan diperdengarkan di dalam film. Saya sendiri cukup terkejut dengan kostum yang di pakai oleh Hugh Jackman dalam film ini, kostum yang di pakai Hugh sebagai Blackbeard di dalam film ini sama seperti yang ada di film Hunger Games untuk Capitol. Kostum yang menyerupai gaun wanita ini dan juga makeup yang menempel di seluruh muka Hugh tampak menjijikkan dan tidak memperlihatkan sosok menakutkan dari sang Blackbeard itu sendiri. 
Tak cukup sampai disitu film Pan kali ini bercita rasa Inggris bukan bercita rasa Amerika, selain itu efek yang ada di dalam film ini masih terlihat jelas dan belum halus sama sekali. 
Peter yang sebelumnya tinggal di rumah asuhan khusus yatim piatu ini diculik tiba-tiba oleh sekawan bajak laut saat malam hari dan para bajak laut ini mempunyai sebuah perahu yang bisa terbang hingga akhirnya Peter bertemu dengan sang penjahat utama yaitu Blackbeard. Tak hanya Peter yang diculik oleh kawanan bajak laut ini, tapi teman-teman Peter yang satu rumah asuhan khusus yatim piatu juga diculik oleh para bajak laut dan semua anak-anak panti asuhan ini di perkerjakan di dalam sebuah tambang hanya untuk mencari sebuah batu berwarna hijau bernama Pixum, kalau versi dahulunya bernama debu peri. 
Yang lebih anehnya lagi kalau dalam cerita Harry Potter ada keturunan Half Blood yaitu pecampuran ras manusia menikah dengan seorang penyihir seperti karakter Hermione Granger yang dimainkan oleh Emma Watson, nah di film terbaru ini ternyata Peter ternyata darahnya setengah manusia dan setengah peri selain itu ternyata ibu Peter sempat terlibat cinta segitiga antara raja peri Neverland dan juga Blackbeard. Nonton film Pan versi baru ini seperti nonton film Batman & Robin yang full color
Seperti yang kalian ketahui dalam cerita Peter Pan terdahulu Peter Pan mempunyai dua musuh bebuyutan sekaligus yaitu Blackbeard dan Hook, anehnya karakter Hook di dalam film ini menjadi seorang tahanan dan di pekerjakan di tambang dimana ia bertemu dengan Peter hingga melakukan petualangan bersama Tiger Lilly si cantik dan manis dalam film ini yang diperankan oleh Rooney Mara.
Jadi, daripada kalian menyesal menonton film ini lebih baik kalian menonton film yang lain saja. Dan semoga saja film Pan ini tidak ada sekuelnya.

linebreak

Ini adalah artikel review dari komunitas Cinemags dan telah disunting sesuai standar penulisan kami. Andapun bisa membuatnya di sini.
Baca Juga:  Review Film 45 Years - Masa Lalu yang Terlambat Disadari