Deathstroke Film Batman

Ini Dia Deathstroke yang Akan Jadi Villain di Film Batman

60

Deathstroke Film Batman

Ben Affleck mulai memancing gairah para penggemar film Batman melalui media sosial miliknya. Aktor yang juga merupakan seorang sutradara ini mengunggah sebuah video yang menampilkan sosok Deathstroke atau dikenal juga dengan nama Slade Wilson. Menurut The Wrap, Deathstroke akan menjadi musuh Batman di film solonya. Namun yang jadi pertanyaan, apakah hal ini mengindikasikan kemunculan Deathstroke di film Justice League? Seperti kita ketahui Justice League akan menampilkan Steppenwolf sebagai musuh utamanya, namun tidak menutup kemungkinan akan hadirnya Slade Wilson sebagai salah satu villainnya.

Deathstroke merupakan sosok “prajurit super” yang mempunyai kemampuan melebihi manusia biasa. Ia mahir menggunakan berbagai senjata tajam dan senjata api. Deathstroke juga menguasai berbagai ilmu bela diri. Karakter ini diciptakan oleh Marv Wolfman dan George Pérez. Villain bermata satu ini merupakan salah satu musuh utama Batman. Sosok bernama asli Slade Wilson ini dapat jua kita lihat penampilannya dalam serial Arrow yang ditayangkan oleh CW. 

Tentang Justice League

Justice League akan dibintangi oleh Ben Affleck, Henry Cavill dan Gal Gadot sebagai DC Trinity, Batman, Superman dan Wonder Woman bersama dengan Jason Mamoa sebagai Aquaman, Ray Fisher sebagai Cyborg dan Ezra Miller sebagai The Flash. Selain mereka, Amber Heard diisukan akan muncul sebagai Queen Mera di the film ini sebelum melanjutkan penampilannya di film solo Aquaman pada tahun 2018.

Baca Juga: Henry Cavill Bocorkan Kostum Superman di Justice League

 Seperti kita ketahui sinopsis resmi Justice League bagian pertama adalah berkisar tentang awal terbentuknya kelompok superhero ini dana pa motivasi dibalik bergabungnya para superhero DC ini. Inilah sinopsis resmi dari Justice League:

“Pulihnya sisi humanis dari Bruce Wayne dan tergerak oleh tindakan Superman yang tidak mementingkan diri sendiri, Wayne kemudian meminta bantuan ‘teman’ barunya, Diana Prince untuk menghadapi kemungkinan munculnya musuh yang lebih dahsyat. Batman dan Wonder Woman kemudian bergerak cepat dengan mengumpulkan semua ‘metahuman’ dengan membentuk sebuah tim. Namun sangat disayangkan, meskipun sebuah tim yang terdiri dari para superhero yang beranggotakan Batman, Wonder Woman, Aquaman, Cyborg dan the Flash telah terbentuk, mereka mungkin sudah terlambat untuk mencegah kehancuran dunia akibat serangan musuh misterius.”

DC yang baru saja memulai kiprahnya di DCEU memang menimbulkan banyak respon dari para penggemarnya setelah meluncurkan Batman v Superman: Dawn of Justice. Beragam respon positif dan negatif yang melanda film tersebut ternyata membuat Warner Bros. selaku pihak studio melakukan gerakan antisipasi untuk menyelamatkan DCEU dan DC Films untuk masa mendatang. Berhubungan dengan hal tersebut Warner Bros. sedang melakukan reorganisasi besar-besaran dengan tujuan untuk tetap membangun seri film yang berdasarkan properti DC Comics.